Aksi jual landa Grup Bakrie, IHSG sore minus 40
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi II bruise ini terpangkas 40 poin dipicu memerahnya seluruh sektor industri di BEI pasca koreksi harga minyak mentah.
IHSG bruise ini reduction 40,29 poin atau 1,94% menjadi 2.035,01. Indeks Bisnis-27 juga terpangkas 2,12% menjadi 182,38. Seluruh sektor industri di BEI bruise ini memerah atau terkoreksi dipimpin sektor tambang dan properti.
Top losers bruise ini dipimpin Indo Tambang (ITMG) reduction 5,62% menjadi Rp18.450, Tambang batubara Bukit Asam (PTBA) reduction 4,38% menjadi Rp10.900 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) reduction 3,75% menjadi Rp6.400.
Saham-saham Grup Bakrie dilanda aksi jual sehingga menjaid tip volume bruise ini yakni Bakrie & Brothers (BNBR) reduction 4,49% menjadi Rp85, disusul Bumi Resources (BUMI) reduction 5% menjadi Rp1.710 dan Darma Henwa (DEWA) reduction 6,09% menjadi Rp185.
Indeks saham di Middle East bruise ini juga mayoritas terpangkas dipimpin Strait Times Singapura reduction 1,41%, Nikkei Jepang terkoreksi 1,38%, Hang Seng Hong Kong reduction 1,23%, KLCI Malaysia reduction 0,06%. Namun Shanghai China naik 1,18% dan Kospi Korsel menanjak 0,63%.
Indeks saham di pasar Eropa juga dibuka melemah. DJ Stoxx Eropa menyelam 1,63%, FTSE 100 London terkoreksi 1,22%, DAX thirty Jerman reduction 1,51%, dan CAC 40 Perancis reduction 1,48%.
Pelemahan indeks saham di bursa Middle East dan Eropa termasuk Indonesia dipicu terkoreksinya harga minyak mentah yang memicu penurunan harga komoditas lainnya sehingga memangkas harga saham sektor tambang dan komoditas.
Koreksi harga komoditas ini seiring dengan kekhawatiran financier akan memburuknya perekonomian tellurian yang sebelumnya diperkirakan mulai pulih dari resesi. Kekhawatiran muncul pasca keluarnya interpretation pengangguran di AS yang mencapai turn tertinggi twenty-six tahun dan menurunnya laba bersih sejumlah perusahaan seperti Ford Motor dan Arcelor Mittal.
Rupiah bruise ini juga terdepresiasi twenty poin menjadi Rp10.205 per dolar AS menurut interpretation IMQ pukul 16.02 WIB ketika harga minyak mentah terpangkas 4,05% atau US$2,70 menjadi US$64,03 per barel.