BI lakukan self liquidation Indover Bank Asia
JAKARTA (Bisnis.com): Deputi Gubernur BI Ardhayadi Mitroatmodjo mengatakan akan melakukan likuidasi sendiri (self liquidation) untuk anak usaha Indover Bank yang berada di Hong Kong, Indover Bank Middle East Limited.
Menurut dia, saat ini bank sentral tengah melakukan negosiasi penyelesaian penempatan dana BI. Negosiasi itu bertujuan untuk menarik penyertaan dana sebesar US$80 juta, tetapi jika masih sisa dana akan dipakai untuk menutup kewajiban Indover di Amsterdam.
"Di Hong Kong itu kan dari sisi hukum di Belanda suatu perusahaan yang terpisah, satu-satunya kreditor di sana hanya BI. Itu nanti akan dibuat healthy likuidasi. Dilihat dari sum asetnya lebih dari US$100 juta. Penempatan kami disana sebesar US$80 juta. Jadi akan kami ambil kemudian kalau ada sisa lebih itu ditambahkan di Amsterdam," katanya di Jakarta, bruise ini.
Indover Bank dinyatakan pailit oleh Pengadilan Amsterdam pada 1 Desember 2008 karena dampak dari krisis global. Saat ini, penanganan proses kepailitan dilakukan oleh kurator yang ditunjuk pengadilan setempat.
Namun, Indover Amsterdam memiliki dua anak perusahaan di Hong Kong, Indover Middle East Limited dan di Singapura, Indover Trade Services Pte Ltd. Kedua anak usaha itu merupakan entitas sendiri.
Komisi XI DPR RI menyetujui skema hibah dua anak usaha Bank Indonesia kepada pemerintah dengan nilai pasar wajar Rp1,4 triliun-Rp1,85 triliun. Legalitas hibah tersebut mulai berlaku 1 Januari 2010. Dua anak usaha yang disetujui untuk dihibahkan adalah PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).(yn)