plasa bisnis

Tuesday
Jan 06th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Business and Investment Business Management

Business Management

Business Management

Belajar dari Kepemimpinan Cheng Ho

Belajar dari Kepemimpinan Cheng Ho

Pendaratan Cheng Ho di Semarang akan diperingati secara besar-besaran. Cheng Ho adalah bahariwan besar, mendahului para pelaut besar Eropa seperti Columbus dan Vasco da Gama. Armadanya juga jauh lebih besar, 200 kapal (bandingkan dengan Columbus yang hanya tiga kapal).

Memimpin tujuh kali ekspedisi mengarungi jarak lebih dari 50.000 kilometer pada kurun waktu itu adalah prestasi yang fenomenal, membutuhkan kepemimpinan yang sangat kuat. 600 tahun yang lalu, memimpin armada yang melibatkan 200 kapal dengan 27.000 awak kapal tentu bukan hal mudah.

Hal itu memperlihatkan kepiawaian pemimpin yang disertai managerial skill yang tinggi. Dia tentu memiliki visi yang kuat dan merasuk pada pengikutnya, shared vision, sehingga dia mampu memobilisasi pengikutnya dalam koordinasi yang bagus.

Misi yang diembannya juga tergolong mulia. Bayangkan saja jika armada yang dipimpinnya saat itu menyerang dan menjajah negeri ini.

Dengan melihat perbandingan kekuatan yang ada, secara teknis armada Cheng Ho mempunyai peluang cukup besar untuk memenangkannya. Tetapi yang mereka lakukan justru menebar misi damai. Sebuah misi untuk menunjukkan keagungan dinasti Ming dan tingginya kebudayaan Tiongkok.

Faktor respek

Dalam menjalankan misinya, dia mengedepankan pendekatan multikulturalisme.

Dia menghormati dimensi kultural yang dianut masyarakat setempat berupa bahasa, nilai-nilai, pola berpikir, agama, artefak, dan orientasi terhadap waktu dan ruang.

Respek atas perspektif lain ini membantunya memotret situasi dengan tepat dan cepat (quick to see). Sikap ini mendatangkan pemahaman dan kearifan dalam menyikapi perilaku dan sikap pada konteks budaya yang berbeda (quick to learn).

Hal ini menjadi faktor kritis yang meningkatkan fleksibilitas dalam bertindak (quick to decide) dan berinteraksi sehingga terbinanya hubungan yang erat tanpa mengesampingkan pencapaian hasil.

Penggunaan soft power seperti ini menuntut kerja keras dari pemimpin, lebih dari penggunaan ke-kerasan. Betapa tidak, dia harus dapat meyakinkan anak buahnya bahwa cara ini dapat berhasil. Dengan berbagai tantangan dan cobaan, dia harus dapat memupuk keyakinan itu dan memelihara semangat untuk berusaha mencapainya.

Tenaga penggerak

Sebagai pemimpin, komitmennya menjadi acuan dalam menggerakkan komitmen anak buahnya. Dari perjalanan waktu untuk mencapai tujuan tersebut selalu berhadapan dengan proses perubahan, baik perubahan internal maupun perubahan eksternal.

Kadang-kadang perubahan itu bersifat ekstrim sehingga menimbulkan krisis yang dapat menimbulkan keraguan dan pesimisme.

Padahal, antusiasme memainkan peran yang sangat penting dalam pencapaian tujuan. Sudah menjadi tugasnya selaku pemimpin untuk selalu meniupkan rasa antusias kepada seluruh anak buahnya.

Kemampuan memotivasi, memberi teladan, dan memberi inspirasi menjadi tuntutan yang tak terelakkan. Secara nyata toleransi dan empati ditunjukkannya dalam banyak hal, bukan sebatas retorika belaka.

Ada kisah menarik dalam kunjungannya ke Majapahit yang saat itu sedang dilanda perang saudara dengan kubu Blambangan. Ketika berada di pantai utara Jawa, orang kedua dalam armada itu, Wang Jinghong, menderita sakit keras.

Beberapa sumber sejarah mengatakan dia menderita sakit cacar air yang parah, dan tergolong penyakit menular. Mengingat kondisi kesehatan orang kepercayaannya, Cheng Ho menurunkan Wang Jinghong di Pelabuhan Simongan (sekarang bernama Mangkang) Semarang.

Penuh perhatian

Di situ Wang Jinghong dirawat di dalam sebuah gua untuk menghindarkan penularan penyakit ke anak buahnya yang lain. Bahkan, beberapa sumber menyatakan bahwa dengan tangannya sendiri Cheng Ho merawatnya, termasuk meramu obat-obatan untuknya.

Bayangkan, seorang laksamana yang memimpin tidak kurang dari 30.000 orang di lebih dari 70 kapal dalam suatu misi penting, begitu memperhatikan orang kepercayaannya.

Selama merawat Wang Jinghong, kendali armadanya dia serahkan pada orang yang ditunjuknya. Padahal dengan kekuasaannya, mudah saja bagi laksamana Cheng Ho untuk menunjuk anak buahnya untuk merawat Wang Jinghong sementara dia tetap memimpin armada lautnya.

Waktu yang tepat

Saat kondisi Wang Jinghong membaik, Ceng Ho meninggalkannya berikut 10 awak kapal untuk menjaganya. Dia kembali memimpin armada lautnya untuk melaksanakan misi utama yang diembannya setelah memastikan bahwa wakilnya ini sudah dalam kondisi aman dan tinggal menunggu pemulihan saja.

Integritas kepemimpinan Cheng Ho yang ditunjukkan dalam kepeduliannya terhadap Wang Jinghong sebagai wakilnya sangat dirasakan oleh semua anak buahnya.

Sebagai gantinya, dia juga mendapatkan tidak saja respek, tetapi totalitas dari seluruh anak buahnya. Tidak heran jika Laksamana Cheng Ho sukses dalam setiap kesempatan.

Bahkan, sebagai tanda terima kasih kepada Cheng Ho, Wang Jinghong mendirikan patung Cheng Ho di gua Simongan.

Itulah awal dari legenda patung Sam Po Kong yang kemudian menjadi asal muasal Kelenteng Sam Po Kong Semarang yang setiap 1 dan 15 bulan Imlek ramai dikunjungi orang.

Kepemimpinan Cheng Ho, sungguh layak untuk diteladani.

 

A.B. Susanto

Managing Partner
The Jakarta Consulting Group

 

 


Module by: Camp26.Com
Acatech release 1

 

Publisher Connector

fun community

 

Belajar dari Kepemimpinan Cheng Ho

The Jakarta Consulting Group  ...

 

Sony, Champion Japan Open badminton tournament

Fifth seeds Nitya Krishinda Maheswari and Greysia Polii will battle Chinese Cheng Shu and ...

 

Indonesia Software Development

Founded in 1998,  punchsoft.inc is focused in activities in the field of Information Tech...
Publisher Connector
Connecting world wide Publisher
  • Happy New Year
    The year 2008 is well behind us and we’ve just entered another year. It’s 2009! A New Year ushers in...
  • Bad Mood ?.. Kick This Out !
    Pernah ngga ngrasain bad mood saat melewati menit demi menit waktu kerja,? nulis artikel , dikantor atau kerja apaja...
  • Dear God: Avenged Sevenfold
    DEAR GOD Avenged Sevenfold Great song. I love this band and how they do their own thing in a time in which...
  • Success Blogging Coach
    Jika Anda adalah salah seorang blogger yang berbisnis atau blogging untuk bisnis atau pebisnis yang kebetulan mempunyai Blog, dan blog...
  • REVIEW GRATIS DARI KLIEN
    Di dunia kerja yang saya geluti selama ini, saya menemukan banyak sekali karakter klien. Ada kalanya kita banyak mendapat pelajaran...