Business Center

HOW TO ANSWER THE TOUGHEST SALES QUESTION

It was a impulse many salespeople could appreciate. On Apr 13, 2004, President George W. Bush hold a press discussion during that he was asked, “What would we contend your greatest mistakes have been as good as what have we schooled from them?” The subject left a President a bit dumb as good as he eventually left a subject up to historians to decide.

I’m assured Bush knew a facilities as good as benefits, so to speak, of his presidency by rote. He expected had answers for a far-reaching accumulation of specific questions that could be asked. But when faced with a large, open-ended question, he froze. A clearly elementary subject became a toughest.

Content Continues Below If we asked, “Which sales subject would we contend is a toughest a singular to answer?” Different people competence have opposite candidates, though we think we’d all rate this a singular flattering high: “Why should we buy from you?” It is this large, open-ended subject that in all produces a bad answer. Most of us finish up fumbling by a little rehashed chronicle of a conveyor speech, or website, or brochure.

Those answers mostly finish up sounding vale as good as canned. And no wonder! The subject itself is a setup. The patron doesn’t regularly meant it as a setup–but it is nonetheless. Here’s why. The subject roughly positively final an answer formed upon you–your services, your product, your business. But any answer that’s all about we is simply not starting to fly. People buy for their own sold reasons–not yours. And yet, we substantially can’t give a customer-based answer either.

This isn’t a subject that comes up after a prolonged relationship, this is a subject for a courtship, as good as during that theatre a law is we overtly do not know sufficient about a patron to give a convincing answer. So there we are, set up similar to a bowling pin; precluded from giving a good answer, usually watchful to get knocked down.

Is there no hope? Yes, there is hope, as good as it’s really simple. Tell a truth. The law is, usually a deeply customer-based answer is starting to work, as good as we do not know a patron good sufficient to know what that answer is. So that subject needs reframing. Here’s what it competence receptive to advice like.

Customer: So, discuss it us this. Why should we buy from you?

You: Honestly, it would be conceited of me during this indicate to contend because we should buy from us. I’m not even sure we should buy from us, most reduction why. What we can discuss it we right right away is because sure people buy from us, as good as because sure people do not buy from us. we can additionally give we an thought of because others buy from a competitors, as good as because a little don’t.

That’s not bluster. Some business put a good understanding of importance upon flexibility, others worth distinctness of contracts. we do not know that we worth more. And that’s usually a singular tiny component; I’d be happy to list a issues we need to speak about in sequence to sense who we should buy from. Nobody is improved than everybody else opposite each singular dimension–including us. So it’s vicious we speak about your assorted needs to establish who your most appropriate retailer is.

If we lay down as good as speak overtly about what’s critical to you, together we’ll sense either my association is your a most appropriate supplier. So let’s get to work. Let’s begin operative to figure out who we should buy from

ANTM SEMULA INCAR SEPARUH DIVESTASI NEWMONT

Senin, 30/11/2009 11:28 WIB

JAKARTA (bisnis.com): PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ternyata sebelum mengundurkan diri mengincar separuh dari divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara 2006-2010 yang mencapai 31%, ungkap presentasi paparan publik Antam.

Paparan tersebut menyebutkan salah satu strategi usaha Antam adalah melakukan akuisisi yang dapat memberikan nilai tambah. Sejalan dengan strategi usaha tersebut, manajemen Antam berkeinginan untuk memperoleh kepemilikan minimal 15,5% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

Selanjutnya, Antam telah melakukan perundingan dengan Konsorsium Pemda NTB terkait pembelian saham divestasi PT NNT tersebut. Pemda NTB selaku pihak yang ditunjuk pemerintah sebagai pemimpin (lead) konsorsium untuk pembelian saham divestasi PT NNT tahun 2006 – 2010 sebesar 31% menawarkan skema: Antam: 37,5%, PT Multi Capital: 37,5% dan Pemda NTB: 25%.

Adapun, berdasarkan kajian strategi bisnis Antam dalam pembelian saham divestasi PT NNT ini, Antam telah mengajukan skema pembelian minimal 15,5% atau 50% dari keseluruhan saham divestasi NNT 2006 sampai dengan 2010 yang berjumlah 31%.

“Namun usulan tersebut tidak dapat diterima oleh Pemda NTB,” tulis presentasi itu.

Pemerintah lantas kembali memfasilitasi perundingan antara Perseroan dengan konsorsium Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat, tapi tetap tidak tercapai kesepakatan.

Dengan tidak tercapainya kesepakatan atas usulan Antam untuk membeli minimal 15,5% saham divestasi NNT dan setelah melalui kajian inner Antam terutama dari aspek komersial, manajemen Antam memutuskan untuk tidak ikut berpartisipasi dalam konsorsium Pemda NTB untuk pembelian saham divestasi NNT.

Ke depan, Antam berencana meningkatkan aim produksi dan penjualan komoditas utama nikel dan emas pada 2010. Pembangunan proyek tambang emas Cibaliung, proyek -proyek lain yang disusun berdasarkan skala prioritas, tingkat uutang yang rendah dengan kemampuan precedence yang baik.

Cash preservation, fokus pada nilai pemegang saham, manajemen yang tidak ragu mengambil keputusan demi kepentingan terbaik perusahaan

Adapun, proyek Antam saat ini, yaitu pertama, Proyek Chemical Grade Alumina Tayan, di mana Antam memiliki 65% dan sisanya Showa Denko&Marubeni dengan sum US$400 juta

Proyek ini pada proses financing, negosiasi perjanjian dan re-tender EPC Contractor.

Kedua, proyek emas Cibaliung senilai US$40 juta yang dimiliki 100% oleh Antam dan menjadi diversifikasi Antam ke proyek emas dan perak. Proyek ini masuk tahap konstruksi.

Ketiga, proyek PLTU Pomala senilai US$300 juta yang masuk pada tahap studi kelayakan dan kaji ulang nilai proyek. Antam: 80% dan mitra IPP: 20%.

Keempat, proyek FeNi Halmahera merupakan pengolahan biji nikel menjadi feronikel yang masuk dalam tahap studi kelayakan dan mencari mitra.

bisnis.com



MURIDOKE.COM JADI UNIVERSITY ADMISSION CENTER

Senin, 30/11/2009 11:19 WIB

JAKARTA (Bisnis.com): Muridoke.com menjadi situs penyedia jasa konsultasi pendidikan berbasis sistem informasi sekaligus pusat pendaftaran ke universitas swasta (university acknowledgment center)  pertama di Indonesia. Pada tahap awal situs ini menggandeng pengelola tujuh perguruan tinggi swasta terkemuka sebagai mitranya.

Monike Sanusi, Managing Director Muridoke, mengatakan hal tersebut hari ini. “Memilih jurusan perguruan tinggi yang tepat sangat penting bagi masa depan siswa dan bukan waktunya lagi dilakukan secara asal-asalan atau sekedar mengikuti arahan orang tua,” kata Monike.

Untuk itulah pihaknya melakukan investasi membuka situs ini untuk membantu semua  siswa SMA di seluruh pelosok Indonesia dalam mencari informasi dan memilih jurusan maupun perguruan tinggi swasta (PTS) maupun jurusan nongelar yang diinginkannya secara online dan gratis, ujarnya.

Muridoke.com menyediakan informasi mengenai 1.026 jurusan di berbagai perguruan tinggi, membantu siswa SMA untuk melakukan pendaftaran dan mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi, memberikan konsultasi dan bimbingan secara online.

Saat ini, Muridoke sudah menjalin kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi swasta terbaik, yakni Universitas Pelita Harapan, Universitas Bunda Mulia, Universitas Ciputra, Digital Studio College, Eresha School of IT, President University, dan Universitas Multimedia Nusantara.

“Bagi mereka yang ingin masuk PTS melalui situsnya tidak akan dikenakan biaya tambahan. Jadi, sama saja seperti mendaftar langsung, bedanya calon mahasiswa atau pendaftar tidak perlu repot memikirkan jurusan, aturan, syarat, jadual dan cara mengisi formulirnya,” ujar Monike.

Keberadaan situs ini, jelasnya, membuat mereka lebih mudah dan nyaman melakukan konsultasi melalui dunia maya. Sebagai university acknowledgment core pertama di Indonesia, pihaknya siap membantu sepenuhnya sampai calon mahasiswa diterima.

“Situs ini kami persembahkan untuk anak-anak Indonesia yang mencari fasilitas pendidikan yang berada di wilayah Indonesia. Untuk memfasilitasi siswa-siswi SMA memilih dan mendaftar di perguruan tinggi di luar negeri juga akan kami siapkan tapi sekarang fokus ke pasar dalam negeri dulu, apalagi untuk hal itu sudah banyak yang mengurus,” katanya.

Menurut Monike, siswa yang ingin mendapat layanan konsultasi Muridoke dapat melakukannya dengan chatting, email, ataupun menghubungi call core Muridoke yang online twenty-four jam. “Kami sadar siswa SMA bahkan anak-anak usia SD juga telah mengenal Internet dan bergabung di Facebook sehingga mereka akan informed dengan layanan Muridoke.com,”(er)

bisnis.com



PENUMPANG KRL DIMINTA CARI ALTERNATIF ANGKUTAN

Senin, 30/11/2009 11:14 WIB

JAKARTA (Bisnis.com): Ratusan orang penumpang kereta rel listrik (KRL) lintas Jakarta-Bogor menumpuk di sejumlah stasiun akibat semua KRL di lintas itu mengalami keterlambatan.

Pantauan bisnis.com di Stasiun Bojonggede, Depok Baru dan Depok Lama memperlihatkan penumpukan penumpang KRL menuju Jakarta.

“Kami persilakan ke calon penumpang KRL untuk mengambil alternatif angkutan lain karena semua KRL mengalami keterlambatan,” kata petugas Stasiun Bojonggede Bogor, hari ini.

Dia menginformasikan KRL ekonomi, KRL ekonomi AC dan Pakuan Ekspres tak tepat waktu karena ada gangguan.

Namun, dia tak menjelaskan secara rinci gangguan di KRL lintas Jakarta-Bogor. Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan KRL lintas Jakarta-Bogor mengalami gangguan persinyalan dan interpretation entrance di lintas Manggarai-Pasar Minggu.

Sejumlah KRL ekonomi, Bojonggede Ekspres dan Depok Ekspres yang sedianya diberangkatkan dari Bojonggede dan Depok pukul 08.00 WIB terpaksa dibatalkan.

Petugas PT KA Stasiun Depok Lama memberhentikan semua KRL Pakuan Ekspres untuk menampung penumpang Depok Ekspres yang dibatalkan keberangkatannya.

Sesuai jadwal, KRL Depok Ekspres selalau tersedia di Depok Lama untuk keberangkatan tiap satu jam sekali.

Menhub Freddy Numberi sebelumnya menyatakan gangguan perjalanan KRL Jabodetabek lebih banyak disebabkan masalah eksternal seperti daya listrik yang rendah.

“Kami sudah meminta ke PT PLN menambah daya untuk KRL tapi belum direspons padahal kami sudah tambah kereta,” ujar Freddy dalam Raker dengan Komisi V beberapa waktu lalu.

bisnis.com



SINYAL RUSAK, RUTE KRL JAKARTA-BOGOR TERGANGGU

Senin, 30/11/2009 10:57 WIB

JAKARTA (bisnis.com): Gangguan sinyal kereta api pada hari ini menyebabkan arus lalu lintas kereta api listrik rute Jakarta-Bogor dan Bogor-Jakarta terganggu dan mengakibatkan penumpukan penumpang.

Berdasarkan pemantauan bisnis.com, situasi ini menyebabkan calon penumpang memadati stasiun akibat kereta yang terlambat. Kepala Stasiun Kereta Api Depok Lama Rochman mengatakan gangguan hari ini semata-mata akibat persoalan teknis dan memicu tidak berfungsinya lampu sinyal kereta api dari Cawang-Manggarai.

Stasiun Kereta Api Depok Lama memutuskan untuk menerapkan sistem satu jalur terkait dengan gangguan pada sinyal kereta api tersebut. Namun, langkah tersebut mengakibatkan arus lalu lintas kereta api tersendat dan penumpukan penumpang.

“Guna mengatasi menumpuknya jumlah penumpang, Stasiun Depok Lama terpaksa memberhentikan kereta yang tidak seharusnya berhenti di stasiun itu agar tidak menimbulkan penumpukan di stasiun tersebut,” kata Rochman, kepada bisnis.com, pagi ini.

Meski demikian, dia mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kapan situasi akan tersebut akan berakhir. Namun, setidaknya gangguan tersebut diperkirakan masih akan berlanjut hingga bruise nanti. (spr)

bisnis.com



about

Many thing that we have to be concerned in business due to get successful.. This site is where to share each other about thing related business