|

Elektronik & mainan angkat penjualan Black Friday AS

WASHINGTON (Bloomberg): Penjualan eceran AS pada Black Friday dan akhir pekan pasca-Thanksgiving meningkat 0,5% karena diskon produk elektronik dan mainan anak, ungkap National Retail Federation.

Belanja naik menjadi US$41,2 milar dari US$41 miliar setahun sebelumnya, sejalan dengan perkiraan kelompok yang berbasis di Washington itu, katanya dalam satu pernyataan Minggu, mengutip satu survei yang dilaksanakan oleh perusahaan polling BIGresearch. Rerata pembeli membelanjakan uang US$343,31, lebih rendah dari US$372,57 setahun lalu, kata federasi itu. NRF mengatakan tetap pada perkiraan belanja akan turun 1% musim ini.

“Para pembelanja membuktikan pada akhir pekan lalu bahwa mereka rela membuka dompetnya untuk negosiasi,” kata Tracy Mullin, Presiden dan Chief Executive Officer NRF dalam pernyataannya.

Wal-Mart Stores Inc.,peritel terbesar di dunia, menarik pembeli dengan menjual komputer laptop Hewlett-Packard seharga US$298 dan produk khusus lainnya pada pukul 5 pagi. Best Buy Inc., peritel elektronik terbesar, mengandalkan TV prosaic row Samsung 42 inchi seharga US$547,99 untuk menarik pembeli di saat jumlah pengangguran AS mencapai tertinggi dalam twenty-six tahun.

Jumlah pembeli di pertokoan dan situs Web selama libur akhir pekan lalu naik menjadi 195 juta dari 172 juta setahun sebelumnya, ungkap NRF. Kelompok itu merupakan asosiasi perdagangan terbesar di dunia, kata situs Web-nya.

Hari setelah U.S. Thanksgiving, dikenal sebagai Black Friday, dipertimbangkan sebagai awal tradisi musim belanja liburan. Penjualan pada hari setelah libur Thanksgiving juga naik 0,5% menjadi US$10,7 miliar, kata perusahaan riset ShopperTrak RCT Corp yang berbasis di Chicago dalam pernyataannya kemarin.

Saham Walmart turun 33 sen menjadi US$54,63 pada twenty-seven Nov di perdagangan komposit New York Stock Exchange. Richfield, Best Buy yang berbasis di Minnesota, turun 43 sen menjadi US$42,83.

Channel belanja QVC dari Liberty Media Corp mengatakan membukukan penjualan lebih dari US$32 juta pada twenty-seven November, yang merupakan Black Friday terbaiknya, dan naik 60% dari tahun lalu. Rekor sebelumnya sebesar US$22,3 juta pada Nov 2006, kata Doug Rose, clamp boss of programming as well as selling di QVC.

Penjualan masa libur mengontribusi sepertiga atau lebih terhadap laba tahunan peritel. The International Council of Shopping Centers, satu grup dagang, memprediksikan penjualan di pertokoan yang telah beroperasi sedikitnya 1 tahun akan naik 1% pada Nov dan Desember setelah setahun sebelumnya turun 5,8%, terburuk dalam 40 tahun.

Walmart, yang berbasis di Bentonville, Arkansas, membuka tokonya sepanjang malam sehingga pembeli dapat memperoleh diskon pada sejumlah object yang diobral pada pukul 5 pagi. Peritel terbesar di dunia itu memangkas harga mainan anak menjadi US$5.

Toys “R” Us, yang berbasis di Wayne, New Jersey, ditunggu oleh 1.000 orang calon pembeli di luar tokonya sebelum dibuka pada tengah malam, lima jam lebih cepat dibandingkan tahun lalu, kata Chairman dan CEO Jerry Storch.(er)

Random Posts

  • BI Rate turun 250 bps, bunga kredit minus 45 bps
  • Mappi akan rundingkan hasil kajian dengan manajemen Bumi
  • Utang RDI BUMN diusulkan jadi penyertaan modal
  • GBPUSD: Extends Recovery, Eyes The 1.6165 Level
  • KKG tunda IPO karena krisis
  • Risk Makes A Comeback After Weekend Developments On The Dubai Front
  • Darmin: Data Bank Century telah diperbarui
  • FOMC Expected To Hold Policy Steady Tuesday
  • How to Hunt Stops like a Professional
  • ANTM semula incar separuh divestasi Newmont

Leave a Reply