Nov 21, 2009
MSCI TERSANDUNG KOMODITAS & BIAYA PENGAPALAN
SINGAPURA (Bloomberg): Saham Middle East melemah karena harga komoditas dan tarif pengapalan turun di tengah kekhawatiran pemulihan ekonomi tellurian akan terhenti.
BHP Billiton Ltd, perusahaan tambang terbesar di dunia, terpangkas 1,7% setelah harga logam turun. Mitsui O.S.K. Lines Ltd., maskapai pelayaran terbesar kedua di Jepang dari segi penjualan, tenggelam 2,4% setelah tarif pengapalan anjlok 4,1% pada 3 Juli di London. Inpex Corp., perusahaan eksplorasi minyak terbesar Jepang, tersandung 2% setelah harga minyak mentah melemah.
Indeks MSCI Middle East Pacific tergelincir 0,1% menjadi 102,74 pada pukul 9:50 di Tokyo. Indeks itu telah terpeleset 2,4% sejak mendaki ke tertinggi 8 bulan pada twelve Juni karena interpretation ekonomi, termasuk kenaikan pengangguran AS dan penerbitan saham baru, telah menekan antusiasme terhadap ekuitas. Indeks itu telah mengalami reli 45% sejak anjlok ke terendah 5 tahun lebih pada 9 Maret.
Indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang tergelincir 0,6% menjadi 9.755,83. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,8% dan Kospi Korea Selatan naik 0,9%.
Di New York, bursa tutup karena libur Independence Day 4 Juli.
BHP Billiton melemah 1,7% menjadi A$32,86. Rio Tinto Group Ltd., perusahaan tambang terbesar ketiga, terpeleset 1,2% ke A$49,02. Mitsubishi Corp., yang memperoleh hampir setengah penjualannya dari komoditas, tersandung 1,1% ke 1.714 yen. Satu indeks enam logam yang diperdagangkan di London turun 1,3% pada 3 Juli.
Mitsui O.S.K. melemah 2,4% menjadi 579 yen. Baltic Dry index melengkapi kerugiannya di pekan kedua berturut-turut pada minggu lalu di tengah memuncaknya kekhawatiran permintaan China terhadap komoditas seperti bijih besi akan melambat. Indeks itu telah anjlok 18% pada bulan lalu.
Inpex turun 2% menjadi 720.000 yen. Minyak mentah tertekan 2,7% dalam perdagangan hari ini.(er)
Random Posts
