|

Reverse stock Multipolar akhirnya direstui

JAKARTA (Bisnis.com): PT Multipolar Tbk mendapatkan persetujuan dari pemegang sahamnya untuk reverse batch separate saham perseroan, setelah Bapepam-LK menurunkan batas minimal kuorum perusahaan.

Direktur Keuangan Multipolar Reynold Pena Ong mengatakan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini, pemegang saham yang hadir mencapai 57,11%.

“Kami mendapatkan persetujuan itu hari ini, yang merupakan rangkaian aksi korporasi untuk melakukan rights issue,” ujarnya kepada pers setelah RUPSLB digelar di Hotel Aryaduta siang ini.

Bapepam-LK sebelumnya menurunkan batas minimal kuorum RUPSLB perseroan dari batasan yang ditentukan dalam anggaran dasar perseroan dari sebesar 60% menjadi 50%.

Dengan batasan anggaran dasar itu, perseroan sebelumnya telah gagal memenuhi batas kuorum dalam dua kali RUPSLB yang digelar sebelumnya karena pemegang saham yang hadir hanya sebanyak 43,8% dan 44,4%.

Direktur Operasional Multipolar Harijono Suwarno mengatakan dari jumlah pemegang saham yang hadir, perseroan mendapatkan persetujuan sebesar 99,07% dari pemegang saham yang hadir.

Reynold mengatakan perseroan akan menggelar RUPSLB pada Maret untuk mencari persetujuan rights emanate dari pemegang sahamnya.

Dia mengatakan reverse batch split, yang merupakan peningkatan nilai favoured saham sehingga nilainya di pasar dapat lebih besar, merupakan upaya untuk mendapatkan harga saham yang di atas nilai favoured sehingga perusahaan dapat mengeluarkan saham baru melalui rights issue.

Menurut dia, posisi harga saham perusahaan yang di sekitar Rp60—Rp70 per lembar membuat perusahaan terkendala menerbitkan saham baru. Data Bloomberg menyebutkan harga saham perseroan berada di turn Rp60 siang ini.

Dia menjelaskan hal itu diatur melalui peraturan pasar modal yang menyebutkan perseroan tidak dapat menerbitkan saham baru di bawah nilai nominal.

Perusahaan memiliki dua seri saham beredar, yaitu seri A senilai favoured Rp500 dan seri B senilai favoured Rp125.

Melalui retreat batch itu, saham seri A akan ditingkatkan menjadi Rp2.000 dan seri B menjadi Rp500. (wiw)

Random Posts

  • Your checklist Home Business Opportunity
  • Ekonomi Korsel terhindar resesi tumbuh 0,1%
  • Elektronik & mainan angkat penjualan Black Friday AS
  • Defisit APBN masih berpeluang melebar
  • Currency Swap berpotensi dongkrak Rp dan IHSG
  • Forex Technical Update
  • FX Technical Commentary
  • Forex Technical Update
  • Durables Sink While Confidence Inclines Sending Mixed Signals about Recovery
  • Silpa APBN 2009 diprediksi cukup signifikan

Leave a Reply